::: Psycho Biker Community :::

Saturday, August 2, 2008

Kalender Sementara MotoGP 2009

MotoGPPARIS - Badan motor dunia FIM telah mengumumkan kalender sementara MotoGP untuk musim balap 2009. Kalender sementara dibuat untuk mengakomodir absennya GP China dan masuknya Hungaria.

Format kalender kejuaraan MotoGP 2009 masih sama, yakni 18 lomba balap. Lomba di awali di Qatar 12 April dan diakhiri di Valencia 8 November.

Dalam kalender sementara yang dirilis FIM di autosport, Jumat (25/7/2008), tidak tercantum Grand Prix China. Pengganti China adalah Sirkuit Balatonring di Hungaria.

Kalender sementara MotoGP 2009:

12 April Qatar Doha/Losail
26 April Jepang Motegi
3 Mei Spanyol Jerez
17 Mei Prancis Le Mans
31 Mei Italia Mugello
14 Juni Katalunya Katalunya
27 Juni Belanda Assen
5 Juli Amerika Serikat Laguna Seca
19 July Jerman Sachsenring
26 Juli Inggris Donington Park
16 Agustus Rep. Ceska Brno
30 Agustus Indianapolis Indianapolis
13 September San Marino Misano
20 September Hungaria Lake Balaton
4 Oktober Portugal Estoril
18 Oktober Australia Phillip Island
25 Oktober Malaysia Sepang
8 Nopember Valencia Valencia

Labels:

Lorenzo Takut Naik Motor

BARCELONA - Tiga bulan terakhir ini menjadi mimpi buruk Jorge Lorenzo. Dalam kurun waktu itu, Lorenzo beberapa kali terjatuh dari kuda besinya. Imbasnya, pembalap Fiat Yamaha itu jadi takut menunggangi motor.

Musibah Lorenzo diawali di GP China. Lantas di Le Mans, dua kali Lorenzo terjatuh hingga pergelangan kakinya bermasalah. Tren jatuh dari motor dilanjutkan Lorenzo di Mugello dan terakhir menimpanya di Barcelona, di mana kepalanya terantuk aspal jalanan.

Jorge Lorenzo"Keadaan kini berubah. Malangnya, saya terlalu banyak mengalami kecelakaan beruntun dan itu membuat saya takut motor. Saya bukan orang yang sama seperti di awal musim," ungkap Lorenzo di Autosport, Kamis (30/7/2008).

"Dalam tingkat persaingan seperti ini, jika Anda takut terhadap motor dan kehilangan rasa percaya diri, maka selesai sudah. Wajarnya saya tidak takut jatuh dari motor dan cedera, tapi saya sedang mengalami krisis sekarang dan sedang mencari cara menghilangkan rasa takut ini," lanjut rekan setim Valentino Rossi itu.

Dengan pengalaman terjatuh sebanyak itu, wajar jika Lorenzo parno alias paranoid menunggang motor. Lorenzo butuh waktu agar feeling serta keberaniannya memacu maksimal motor Yamahanya bisa kembali seperti semula.

"Solusi terbaik adalah dengan meluangkan waktu lebih banyak mengendarai motor dan membawanya dengan cara terbaik jadi saya bisa mengembalikan pede. Ini adalah cabang olahraga yang membahayakan. Tapi jika seorang rider yakin akan kemampuan diri dan motornya, dia bisa menguasai dirinya dari bahaya. Saya harus kembali ke kondisi tersebut," harap dia.

Labels: